- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Buku Literasi Augmented Reality sebagai Media Pendukung Pembelajaran Aspek Keaksaraan AUD
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2042Keywords:
Keywords, Augmented Reality, English Language Learning, Research and Development, learning media, Indonesian Language LearningAbstract
Banyaknya pembelajaran yang ditemui berbentuk worksheet yang dikerjakan dirumah, menjadikan anak bosan. Anak lebih memilih bermain gadgetnya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku literasi berbasis augmented reality sebagai media pendukung pembelajaran aspek keaksaraan anak usia dini khususnya pada Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dasar dalam pembelajaran di masa pandemi COVID-19. Menggunakan jenis Research and Development. Produk yang dikembangkan adalah media Augmented Reality yang di dalamnya berisikan media pembelajaran kosakata yang berbasis games bagi anak, berbentuk animasi 3D. Subjek penelitian adalah siswa TK yang ada di Salatiga. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan kuesioner yang dibagikan diberbagai sekolah. Hasil penelitian didapatkan dengan adanya teknologi akan menjadikan pembelajaran lebih optimal dan juga kreatif sehingga dapat merangsang berkembangnya daya pikir, kreativitas dan bahasa dalam rangka menumbuhkan sikap, mentalitas dan moral yang baik. Â
Downloads
References
Arifa, F. N. (2020). Tantangan Pelaksanaan Kebijakan Belajar dari Rumah dalam Masa Darurat Covid-19. Info Singkat.
Ayuni, D., Marini, T., Fauziddin, M., & Pahrul, Y. (2021). Kesiapan Guru TK Menghadapi Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 414-421. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.579
Dhiu, K. D. (2021). Aspek Perkembangan Anak Usia Dini. Pekalongan: NEM-Anggota IKAPI.
Gall, B. a. (2020). Penelitian Pengembangan (Research and Development). 772.
Gunarti, W. (2018). Penerapan Motode Bermain Peran untuk Meningkatkan Bahasa pada Anak. Raden Intan, 41.
Haryanti, S. D. (2021). Pemanfaatan Teknologi dalam Pendidikan Anak Usia Dini. Kompasiana.
Husain, R., & Kaharu, A. (2020). Menghadapi Era Abad 21: Tantangan Guru Pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Bone Bolango. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 85. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.527
Indrawati. (2017). Pendidikan Anak Usia Dini pada Masa Golden Age. Journal of Islamic Studies.
Kemendikbud. (2014). Permendikbud 146 Tahun 2014 Tentang Kurikulum. Permendikbud.
Kurniawan, M. (2017). Mobile Learning in TESOL: A Golden Bridge for Enhancement of Grammar Awareness and Vocabulary Mastery. Asian EFL Journal.
Mulyana, A. (2020). Penelitian Pengembangkan Research and Development. Latest.
Musabikhah & Usman. (2021). Meningkatkan Kemampuan Keaksaraan pada Masa Pandemi Covid19 Melalui Program Pembelajaran Virtual. Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian.
Novita, C. C. (2020). Penggunaan Mainan Kartu Kata Membaca Berputar Berbasis Teknologi Untuk Anak Usia Dini. Journal on Early Childhood. https://doi.org/10.31004/aulad.v3i3.82
Nurjannah. (2014). Peningkatan Kemampuan Penguasaan Kosakata melalui Kartu Huruf Bergambar Siswa Kelas II SDN 5 Soni. Jurnal Kreatif Tadulako, 4(8), 290-313.
Nurlaeni. (2020). Analisis Perkembangan Bahasa Anak. PAUDIA.
Ozarslan, K. (2012). Studi Literatur Pemanfaatan Media Augmented Reality. Unesa.
Permendikbud. (2014). Permendikbud 137 Tentang Kurikulum 2014. Permendikbud.
Prahesti, S. I., Taulany, H., & Fauziah, S. (2019). Media Compact Disk Interaktif Berbudaya Sehat untuk Meningkatkan Kosa Kata Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 377. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.149
Rosaliana. (2011). Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Nasional UMP, 19.
Sugiono. (2012). Metode Penelitian. Alfabeta.
Sumarni, T. (2017). Peran Teknologi Terhadap Anak Usia Dini. Kompasiana.
Syaodih, E. (2019). Perkembangan Anak Usia Dini. Golden Age.
Usman, N. (2021). Meningkatkan Kemampuan Keaksaraan Pada Masa Pandemi Covid-19 Melalui Program Pembelajaran Virtual. Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian.
Vijayani, E. R. (2013). Media Pembelajaran Pengenalan Buah. Semarang.
Yaoyuneyong, G. (2011). Penerapan Augmented Reality sebagai Media Bantu Pembelajaran. Pendidikan Teknologi dan Kejuruan.
Yemima, M. (2019). Enhancing English Vocabulary Through The Use of Snacke and Ladder Media for 4 to 6 Years Old Children. Satya Widya. https://doi.org/10.24246/j.sw.2019.v35.i1.p1-15
Yemima, Wijayaningsih, Kurniawan. (2019). Enhancing English Vocabulary Through The Use Of Snake And Ladder Media For 4 To 6-Year-Old Children. Satya Widya, 1-15. https://doi.org/10.24246/j.sw.2019.v35.i1.p1-15
Yulaelawati, E. (2016). Keaksaraan Awal.
Zaini, M., & Soenarto, S. (2019). Persepsi Orangtua Terhadap Hadirnya Era Teknologi Digital di Kalangan Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 254. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.127


