- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Desain Playground Budaya sebagai Media untuk Menanamkan Cinta Tanah Air pada Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2380Keywords:
playground budaya, cinta tanah air, kebudayaan Indonesia, anak usia diniAbstract
Playground bagi anak usia dini merupakan tempat bermain dan sarana belajar yang menyenangkan. Playground dapat dimanfaatkan sebagai media untuk mengenal berbagai kebudayaan Indonesia. Selama ini playground hanya digunakan untuk bermain bebas oleh anak-anak. Padahal apabila dirancang dan digunakan dengan baik playground dapat membantu menumbuhkan rasa cinta tanah air Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan desain playground budaya sebagai media untuk menanamkan cinta tanah air pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan yaitu research and development (R&D), meliputi: analisi masalah, pengumpulan data, perencanaan desain, validasi, dan pembuatan desain playground budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain playground budaya yang dibuat terdiri dari 1 ayunan, 1 seluncuran, 1 jungkat-jungkit, 1 kazebo, dan 1 gapura. Masing-masing sarana permainan tersebut diintegrasikan dengan unsur kebudayaan Indonesia. Â Dengan playground budaya ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat cinta tanah air pada anak usia diniDownloads
References
Amalia, S., Rofifah, U., & Zuhri, A. F. (2020). Menampilkan Sikap Cinta Tanah Air Pada Era 4.0. Jurnal Edukatif, 4(01)(1), 68-75.
Atika, N. T., Wakhuyudin, H., & Fajriyah, K. (2019). Pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter Membentuk Karakter Cinta Tanah Air. Mimbar Ilmu, 24(1), 105. https://doi.org/10.23887/mi.v24i1.17467
Baskara, M. (2011). Prinsip pengendalian perancangan taman bermain anak di ruang publik. Jurnal Lanskap Indonesia, 3(1), 27-34. https://journal.ipb.ac.id/index.php/jli/article/view/5739
Borg, & G. (2007). An Introduction Education Research (8th ed). Pearson Education, Inc.
Diningrat, S. W. M. (2019). Design Framework for A School Playground. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 327. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.184
Fadlillah, M. (2018). Bermain dan Permainan Anak Usia Dini. Kencana Prenadamedia Group.
Fadlillah, M., Rahmawati, I. Y., & Setyowahyudi, R. (2021). The Concept of a Cultural Playground for Implementing Patriotism in Early Childhood. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 581(Incesh), 233-237.
Fadlillah, M., Rahmawati, I. Y., & Setyowahyudi, R. (2022). Ragam dan Karakteristik Kebudayaan Indonesia untuk Playground Anak Usia Dini. Unmuh Ponorogo Press.
Firdaus, W., Refianto, R., & Heru, A. W. (2020). Perancangan playground untuk sarana bermain anak di taman Gasibu. E-Proceeding of Art & Design, 7(3), 6204-6215. https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/artdesign/article/view/14234/14017
Little, H., & Eager, D. (2010). Risk, challenge and safety: Implications for play quality and playground design. European Early Childhood Education Research Journal, 18(4), 497-513. https://doi.org/10.1080/1350293X.2010.525949
Luchs, A., & Fikus, M. (2013). A comparative study of active play on differently designed playgrounds. Journal of Adventure Education and Outdoor Learning, 13(3), 206-222. https://doi.org/10.1080/14729679.2013.778784
Mariyana, R., & Setiasih, O. (2018). Pengelolaan Lingkungan Belajar Indoor Outdoor Playground Berbasis Multiple Intelligences Untuk Anak Usia Dini. JPUD - Jurnal Pendidikan Usia Dini, 12(1), 141-152. https://doi.org/10.21009//JPUD.121.12
Rahayu, R. (2017). Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia Berbasis Keunggulan Lokal Untuk Membangun Disposisi Matematis Dan Karakter Cinta Tanah Air. Prosiding Seminar Nasional, 152-163.
Santoso, R. D. (2019). Perancangan Interior Café Playground di Surabaya. 7(2), 211-217.
Stanton-Chapman, T. L., & Schmidt, E. L. (2019). Building Playgrounds for Children of All Abilities: Legal Requirements and Professional Recommendations. Early Childhood Education Journal, 47(5), 509-517. https://doi.org/10.1007/s10643-019-00947-3
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Wahyuni, F., & Azizah, S. M. (2020). Bermain dan Belajar pada Anak Usia Dini. Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan, 15(01), 161-179. https://doi.org/10.37680/adabiya.v15i01.257
Wisnarni. (2017). Menumbuhkembangkan Karakter Cinta Tanah Air Melalui Kegiatan Ekstrakulikuler Berbasis Kebiasaan. Jurnal Tarbawi, 13(119), 51-63. https://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/179
Zaim, F. A., Industri, D. P., Teknik, F., Teknologi, I., Nopember, S., Arief, J., Hakim, R., & Indonesia, S. (2015). Desain Playground Modular bagi PAUD untuk Lahan Terbatas. 4(2), 12-15.
Zaini, A. (2019). Bermain sebagai Metode Pembelajaran bagi Anak Usia Dini. ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 3(1), 118. https://doi.org/10.21043/thufula.v3i1.4656


